AMAN Sultra dan KNPI Desak Kepala BNN RI Segera Copot Kepala BNNP Sultra

Pena Kendari279 views

PENASULTRA.COM, KENDARI – Aliansi Mahasiswa Anti Narkotika Sulawesi Tenggara (Aman Sultra) terus menyoroti kinerja Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sultra yang dinilai tidak transparan atau sangat tertutup terkait hasil kinerja selama tahun 2022.

Terbaru, AMAN Sultra mendesak kepala BNN Republik Indonesia agar segera mencopot kepala BNNP Sultra. Hal itu disampaikan Ketua AMAN Sultra, Abdul Rahman dalam konferensi pers yang turut dihadiri oleh pengurus KNPI Sultra, pengurus HMI Cabang Kendari, dan sejumlah mahasiswa.

Selama ini, AMAN Sultra telah melakukan aksi demonstrasi di BNNP Sultra sebanyak 2 kali yaitu pada hari Selasa 9 Agustus 2022 dan pada Kamis 22 September 2022. Aksi demonstrasi itu diakibatkan oleh maraknya kasus narkotika di Sultra selama tahun 2022.

“Selama tahun 2022 pula kinerja BNNP Sultra kami nilai sangat buruk karena tidak pernah merilis hasil pengungkapan kasus narkotika. Yang parahnya lagi selama aksi pertama BNNP Sultra sangat tertutup dan tak demokratis”, kata Abdul Rahman selaku Koordinator AMAN Sultra.

Dengan demikian semua tuntutan tak ada yang dijawab, pada aksi kedua AMAN Sultra menemukan ada 9 kasus pengungkapan narkotika yang dilakukan BNNP Sultra selama tahun 2022 namun anehnya temuan tersebut tak pernah di rilis ke publik.

“Pada aksi ke dua juga telah ada kesepakatan bersama untuk merilis hasil kinerja dan temuan 9 kasus tersebut. Tapi sampai hari Ini BNN Sultra masih saja bungkam dengan sikap inkonsisten kepala BNNP”, ungkapnya.

Di tempat yang sama, pengurus KNPI Sultra La Ode Hidayat mengatakan bahwa dengan bungkamnya BNNP Sultra semakin menguatkan dugaan bahwa ada mafia yang bermain di internal BNNP dalam pengungkapan kasus . narkotika di Sultra. Olehnya itu, pihaknya akan melakukan investigasi fisik barang bukti dan alur barang bukti narkotika dari 9 Kasus temuan tersebut .

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada perbaikan secara menyeluruh di tubuh BNNP Sultra, kami juga akan memastikan semua barang bukti narkotika tersebut harus dipertanggung jawabkan ke publik”, tegas La Ode Hidayat.

Terkait hal ini, pihak tak henti-hentinya mendesak kepala BNNP Sultra agar segera merilis hasil temuan dan kinerja BNNP Sultra tahun 2022.

“Dan kami juga mendesak kepala BNNP Sultra agar merilis fisik barang bukti narkotika selama tahun 2022”, tutupnya.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak BNNP Sultra belum memberikan keterangan resmi. Konfirmasi yang disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada Humas BNNP Sultra sudah menandakan dua centang biru namun belum ada jawaban.

Penulis: Husain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *