oleh

DPRD Konut Apresiasi Komitmen Pembangunan Smelter PT NIS di Motui

-Pena Daerah-245 views

PENASULTRA.COM, KONUT – Dewan Perwakilan Rakyaat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Utara (Konut) mengapresiasi langkah dan komitmen yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Konut dan PT Nusantara Industri Sejati (NIS) dalam memberikan sumbangsih bagi bangsa dan negara melalui pembangunan smelter.

Dimana, PT NIS yang telah melakukan peletakkan batu pertama pembangunan smelter di Kecamatan Motui, oleh Wakil Presiden (Wapres) Prof Dr K H Ma’ruf Amin, di Kabupaten Konut beberapa waktu lalu.

“Saya mengapresiasi komitmen pemerintah dan PT NIS terkait pembangunan smelter ini di Motui Sulawesi Tenggara (Sultra), Tentu ini akan kami kawal terus,” kata Abd Malik selaku Ketua Komisi III DPRD Konut, Senin, 23 Mei 2022.

Dengan adanya pembangunan smelter itu, politisi Fraksi Partai PBB ini berharap mampu meningkatkan perekonomian, tidak hanya masyarakat wilayah Kecamatan Motui, namun juga seluruh masyarakat Kabupaten Konut.

“Terutama melalui peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja, tidak hanya selama pembangunan smelter ini, namun juga kelak pada saat operasional”, ungkapnya.

Mantan Komisioner KPU Konut ini menambahkan, komitmen kuat PT NIS berinvestasi di Konut dipastikan menjadi angin segar untuk kemakmuran masyarakat, terutama masyarakat lokal Konut.

“Peluang lapangan kerja besar akan terbuka, sehingga dipastikan semakin menurunkan angka pengangguran di daerah penghasil biji nikel terbesar di Sultra itu,” tegasnya.

Pembangunan smelter ini lanjut Abd Malik, diharapkan mampu menggerakan ekonomi daerah maupun bangsa, hingga menciptakan lapangan pekerjaan terkhusus bagi masyarakat Sultra secara keseluruhan.

“Harapan kita bersama adalah, dengan adannya PT NIS beroprasi di Konut semakin memajukan daerah Konawe Utara yang lebih baik, sejahtera dan berdaya saing. Kami meminta perusahaan agar betul-betul memikirkan dan mengutamakan masyarakat lokal di Konut ini,” tutupnya.

Penulis: Redaksi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terkait