oleh

Gadis Usia 9 Tahun di Butur Ini Juarai Pesona Batik Tingkat Nasional

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, BUTON UTARA – Keindahan busana Sulawesi Tenggara kini semakin dikenal di tingkat nasional. Lewat satu langkah pasti, Puteri Afifah Qadarsya (9), gadis cantik berdarah asli Kabupaten Buton Utara dan Kabupaten Muna itu, berhasil menorehkan prestasi di ajang Pesona Batik Tingkat Nasional di Jakarta.

Chaca demikian ia disapa, terpilih menjadi juara pertama, putri dengan kostum terbaik atau Best Costume Pesona Batik Nusantara tahun 2018 dengan kategori B (usia 8-11 tahun).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kementrian Pariwisata, sejak 30 Maret-1 April 2018.

Gadis berkulit hitam manis, kelahiran Kota Kendari, 5 Februari 2010 itu, berhasil mengalahkan 350 peserta dari berbagai kategori yang berasal dari kabupaten dan kota se-Indonesia.

Baca Juga:  Ketua Partai Demokrat Butur Optimis Dampingi Abu Hasan di Periode Kedua

Dengan mengenakan paduan batik solo yang dipadukan dengan tenunan khas Buton Utara, putri kedua dari pasangan Muliadin Salenda dan Yuri Amni Yumna, berhasil memikat dewan juri nasional dan menobatkanya sebagai juara pertama.

Tentunya, dengan raihan prestasi tersebut, siswi yang masih duduk dibangku kelas III SDN 1 Wandaka, Kecamatan Kulisusu, Buton Utara itu, kembali mengharumkan nama daerahnya dan Sulawesi Tenggara berkat prestasi yang dicapainya.

“Alhamdulilah, kami sangat bersyukur anak kami bisa meraih juara pertama tingkat nasional. Kami juga berterimakasih kepada semua pihak yang ikut mendukung Chaca lewat SMS dan doa,” ungkap Muliadin Salenda ayah Chaca, Rabu 4 April 2018.

Baca Juga:  Pilcaleg 2019, Demokrat Butur Optimis Bisa Rebut Satu Kursi Tiap Dapil

Sebelumnya, anak dari anggota DPRD Butur itu, masuk 10 besar pada audisi tingkat provinsi pada 17 Februari 2018, di Lippo Plaza Kendari dan berhasil mewakili Sulawesi Tenggara di ajang Pesona Batik Nusantara tahun 2018 dengan Kategori B.

“Masuk 10 besar langkah awal Caca untuk bisa ikut melanjutkan audisi pemilihan putri Batik Nusantara di Jakarta. Sekalipun banyak saingan dari daerah lain di Indonesia, alhamdulilah anak saya berhasil keluar sebagai juara pertama pada ajang ini,” tutup Muliadin.(a)

Penulis: La Ode Al Raif
Editor: Muhammad Al Rajap

Komentar

NEWS FEED