oleh

GMPM Desak Bupati Muna Copot Kades Labunti

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, MUNA – Dugaan tindak asusila yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Labunti Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Salamin terhadap salah satu mahasiswi Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari yang tengah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa tersebut menuai respon negatif dari berbagai kalangan.

Salah satunya berasal dari Gerakan Mahasiswa Peduli Muna (GMPM).

Sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama mahasiswa, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam GMPM melakukan aksi demo di Kantor Bupati Muna untuk menuntut agar Kades Labunti segera dicopot dari jabatannya, Jumat 31 Agustus 2018.

Baca Juga:  Diduga Lecehkan Mahasiswi KKN, Kades Labunti Terancam Dipecat

Koordinator GMPM, Renja mengatakan, untuk meredam gejolak yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, maka pihaknya mendesak Bupati Muna segera mengambil langkah tegas dengan mencopot Kades Labunti.

Hal itu, katanya, sebagai bentuk pengembalian nama baik Kabupaten Muna serta sebagai pertanggung jawaban moral Bupati Muna terhadap IAIN Kendari.

Selain itu, GMPM juga meminta agar Bupati Muna melakukan permohonan maaf secara langsung pada Rektor IAIN Kendari.

“Kami minta agar bupati Muna segera memecat Kades Labunti serta bertemu Rektor IAIN Kendari untuk melakukan permohonan maaf secara langsung,” seru Renja dihadapan pejabat pemkab Muna, Jumat 31 Agustus 2018.

Baca Juga:  Berulah Lagi, Pemuda Asal Mubar Ditangkap Usai Cabuli Bocah

Sementara itu, Asisten I Pemkab Muna, Edy Uga mengatakan, akan segera melakukan proses pemberhentian terhadap Kades Labunti dan akan menggangkat pelaksana tugas (Plt) Kades.

“Kami lagi menunggu usulan dari BPD Desa Labunti dan secepatnya kami akan melakukan proses pemberhentian dan menggangkat pelaksana, entah itu sekretaris atau yang lain,” ungkapnya

Ia juga mengucapkan permohonan maaf terhadap seluruh civitas akademika IAIN Kendari atas kelakuan Kades Labunti terhadap Mahasiswi yang sementara KKN di Kabupaten Muna.(b)

Penulis: Sudirman Behima
Editor: Yeni Marinda

Komentar

NEWS FEED