oleh

Hampir 95 Persen Warga Kota Raha Tak Mengerti Bahasa Muna

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, MUNA – Seminar budaya yang diselenggarakan Komando Pejuang Merah Putih (KPMP) Muna bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna selama dua hari, 20-21 Oktober 2018 melahirkan sejumlah rekomendasi.

Salah satunya, pelestarian bahasa Muna yang baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua KPMP Muna, Muhammad Alimin mengatakan, pelestarian bahasa Muna merupakan hal yang paling penting. Namun, guna melahirkan karakter bahasa Muna perlu peran generasi muda untuk melestarikannya.

“Bahasa (Muna) ini adalah ciri khas. Namun, hampir 95 persen generasi muda yang ada di Kota Muna (Raha) tidak mengerti dengan bahasa sendiri,” kata Alimin pada awak media usai penutupan Seminar Budaya di Aula Galampano Kantolalo, Minggu 21 Oktober 2018.

Baca Juga:  Budaya Muna Diseminarkan

“Ini yang menjadi masalah, dan itu yang menjadi poin paling penting dalam rekomendasi kali ini,” sambung Alimin seraya mengungkapkan bahwa hasil rumusan seminar budaya ini akan ditembuskan ke Pemda Muna.

Sebelumnya, Asisten I Setda Muna, Edi Uga menyambut baik adanya seminar budaya ini. Kata dia, rekomendasi yang dilahirkan di seminar budaya kali ini akan diajukan sebagai peraturan daerah (Perda) tentang lembaga adat bersamaan dengan pembahasan APBD-P.

“Apa yang kita sepakati kali ini, bisa menjadi muatan daripada materi yang akan kita ajukan ke DPR RI. Kewajiban kita lah, yang hadir kali ini, pemerintah daerah bersama DPRD Muna,” ujar Edi Uga dalam sambutannya sekaligus menutup secara resmi seminar budaya, Minggu 21 Oktober 2018.

Baca Juga:  Budaya Muna Diseminarkan

Edi Uga berharap, seminar yang menghadirkan Prof. Dr La Niampe, DR. Anderlaepe, Drs. Muhammad Aksa, La Ode Sirad Imbo, La Ode Mukadas dan Sangia Ramadan sebagai narasumber ini, dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Muna mengucapkan banyak terimakasih kepada panitia dalam hal ini KPMP Muna. Kami sangat mengharapkan bahwa kerjasama ini jangan berakhir sampai disini,” tutupnya.(b)

Penulis: Sudirman Behima
Editor: Ridho Achmed

NEWS FEED