oleh

HMJG Poltekkes Kendari Gelar Baksos di Panti Asuhan

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Himpunan Mahasiswa Jurusan Gizi (HMJG) Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Kendari menggelar bakti sosial (Baksos) di Panti Asuhan sekitaran kampus Jurusan Gizi Poltekkes, Jumat 24 Mei 2019.

Ketua Jurusan Gizi, Sry Yunanci Van Gobel menuturkan, kegiatan ini sudah menjadi acara tahunan jurusan gizi dalam menyambut bulan Ramadhan.

“Dan ini merupakan kegiatan rutin organisasi HMJG yaitu kegiatan baksos,” kata Sry saat dihubungi via WhatsAppnya, Jumat 24 Mei 2019.

Menurut Sry, melalui kegiatan ini, mahasiswa diajarkan untuk saling peduli, mewujudkan rasa cinta kasih dan saling menolong bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Baca Juga:  Sambut Ramadhan, PlazaInn Hotel Kendari Hadirkan Paket Bu Rahmi

“Kami berharap dalam kegiatan bakti sosial ini akan mendapatkan banyak pelajaran, terutama pada lingkungan masyarakat,” ujarnya.

Senada, Ketua HMJG Ilham mengatakan, kegiatan Baksos ini bermakna kepedulian kepada sesama, berbagi kebahagian kepada anak yatim dan kepada masyarakat kurang.

“Kami harap di bulan suci ini bukan hanya kami saja yang berbahagia tapi membagikannya kepada yang lain,” ucap Ilham.

Sementara itu, Ketua Yayasan Panti Asuhan Al-Fitrah Muhammad Buldar mengaku sangat senang dengan kedatangan para rombongan mahasiswa yang tergabung dalam HMJG. Ia berharap dengan kedatangan mereka dapat menjadi penyemangat buat anak-anak panti.

Baca Juga:  Telkomsel Kendari Santuni Tiga Panti Asuhan

“Kami sangat senang kedatangan mereka dengan tujuan untuk berbagi kebahagiaan mereka bersama anak-anak yatim panti asuhan ini,” tutupnya.

Kegiatan Baksos ini meliputi penyaluran sumbangan seperti beras, telur, pakaian bekas, dan sembako. Sumbangan berasal dari hasil pengumpulan dosen, staf Jurusan Gizi, mahasiswa Prodi Gizi D-3 dan D-4 yang dikoordinir HMJG.

Untuk diketahui, baksos disekitaran kampus tersebut yakni panti asuhan Al-Fitrah yang berada di pondok pesantren Sohibul Qur’an bertempat di belakang pekuburan Punggolaka, kemudian dilanjutkan di rumah-rumah warga duafa di sekitaran lorong Mawar dan lorong Konggoasa.(b)

Penulis: Bima Lotunani
Editor: Yeni Marinda

NEWS FEED