oleh

Kades Marombo Pantai Bangun Masjid Secara Swadya

-Pena Daerah-89 views

PENASULTRA.COM, KONAWEUTARA – Sejak mekar dari Desa Morombo, Kepala Desa (Kades) Marombo Pantai Kecamatan Lasolo Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai bangun mesjid dengan anggaran ratusan juta Rupiah. Mushollah yang selama ini jadi tempat ibadah masyarakat, sudah tidak memungkinkan lagi untuk menampung jumlah warga, melalui musyawarah M. Aras bersama warganya berniat membangun mesjid permanen, dengan ukuran yang berbeda dari sebelumnya.

“Waktu itu kami rapat dalam hal penempatan pendirian bangunan mesjid, kami sepakat untuk mendirikan di pinggir laut itu. kenapa kami sepakat untuk memindahkan, karena tanah itu hanya di pinjam pakai dari pak haji Lamusi.” ucap M Aras Kepala Desa Marombo Pantai.

Pembangunan mesjid Al-Arsy diperkirakan menyerap dana sebesar Rp.730.000.000., sudah pasti tidak mudah untuk mengumpulkan biaya, untuk pembelian bahan bangunan seperti, semen, besi, batu, pasir, upah tukang, helfer, serta kelengkapan lainnya dalam mesjid.

Tak hanya mempersiapkan bahan bangunan serta upah, namun Kades Marombo Pantai juga harus mempersiapkan lokasi pembangunan mesjid, dengan cara meratakan tanah dan penimbunannya.

“Kalau ada exkavator yang lewat yang tidak ada uangnya kami minta bantu untuk servis-servis jalan, adalagi yang lewat kami suruh untuk garu-garu batu penimbunan mesjid”, lanjutnya.

Menurut Aras, berdasarkan hasil musyawarah Desa yang pernah dilaksanakan beberapa waktu lalu, telah sepakat untuk membuat Peraturan Desa (Perdes) guna menyiapkan vasilitas yang ada di Desanya. Setelah perturan itu ada, ia langsung melaporkan dan meminta pertimbangan kepada Bagian Hukum pemerintah Daerah, dan menunggu selama beberapa bulan dipanggil untuk mengambilnya.

Perdes yang dia anggap sudah bisa dilaksanakan, melalui pemerintah Desa mereka membuat portal dibagian akses jalan perusahaan, untuk Pendapatan Asli Desa (PAD). hasil dari pembayaran setiap kendaraan yang melintas itu dikumpul untuk pembangunan pasilitas ibadah.

Untuk diketahui, Desa Marombo Pantai berada di wilayah lingkar tambang, Aras juga mengakui kalau pembangunan mesjid Al-Arsy mendapatkan bantuan dari perusahaan tambang nikel yang sedang beroperasi di sekitarnya, namun menurutnya bantuan yang diberikan berbentuk bahan bangunan tanpa ada uang tunai.

“Kalau bantuan dari perusahaan tidak ada yang membantu uang tunai, langsung jadi barang. ini saya uraikan, bantuan dari PT. Oheo 100 sak semen, bantuan APM dari Mabes 100 sak semen ditambah 100 batang besi kemudian sumbangan pribadi dari dalah satu penambang di PT. APM.” urainya.

Lanjutnya, bahwa pungutan PAD yang dilaksanakan 3 bulan terakhir dimulai pada bulan Februari, maret, april, mencapai 9 juta Rupiah. sebelum di gunakan dana tersebut, M. Aras mengakui sebelum menggunakan anggaran tersebut sydah dilaksanakan musyawarah terlebih dahulu, karena anggaran tersebut akan di pergunakan untuk membayar upah tukang dan helfer.

Di tempat yang berbeda Candra warga Desa mengatakan, pembangunan mesjid tersebut dibangun sejak 4 bulan yang lalu, mengerjakan pondasinya dengan ukuran 15×15.

“Tempat mesjid yang disana itu kurang memungkinkan, karena tempat rencana Balai Desa akan dibangun disini, makanya mesjid dibangun juga disini.” ucap Candra.

Penulis: Tim Redaksi

 

 

Komentar

NEWS FEED