Pena Kendari

KKMM Dinilai Hanya Ramai di Momentum Tertentu, Pemuda Munaken Beri Catatan Kritis

8
×

KKMM Dinilai Hanya Ramai di Momentum Tertentu, Pemuda Munaken Beri Catatan Kritis

Sebarkan artikel ini

Munaken

Pemuda Muna Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Pemuda Munaken atau Pemuda Muna Kendari menegaskan komitmennya untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat berdasarkan fakta, data, dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Sikap kritis itu juga disuarakan terkait keberadaan Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara.

Hal tersebut disampaikan Bahar Rustajab selaku perwakilan Pemuda Munaken di Kendari pada Selasa, 14 Juli 2026.

“Kami melihat keberadaan Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara dengan cara pandang kami sebagai anak muda yang berada di pinggiran kota. Kami tetap memberikan sikap kritis sebagai bahan koreksi mengenai isi dari kerukunan keluarga itu,” ujar Bahar.

Menurutnya, perlu ada evaluasi apakah KKMM hanya menjadi milik kelompok kalangan atas atau juga milik masyarakat bawah. Ia menilai, selama ini KKMM hanya terlihat ramai pada momentum-momentum tertentu seperti kegiatan yang akan dilaksanakan dalam beberapa hari ke depan.

Bahar menegaskan, di era digital dengan arus informasi yang cepat, Pemuda Munaken memilih untuk berpijak pada prinsip menyampaikan informasi berdasarkan fakta dan data.

“Pemuda Muna Kendari tidak hadir untuk menggiring opini, memprovokasi, atau membangun persepsi yang tidak berdasar. Setiap informasi yang kami sampaikan bersumber dari fakta di lapangan, didukung oleh data yang relevan, serta disajikan secara objektif agar dapat menjadi rujukan yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, opini dapat berbeda-beda sesuai sudut pandang setiap orang. Namun fakta tetaplah fakta dan data menjadi dasar dalam memahami suatu persoalan.

“Oleh karena itu, kami mengajak masyarakat Muna untuk membangun budaya berpikir kritis, memeriksa kebenaran informasi, dan menilai setiap persoalan berdasarkan bukti, bukan sekadar asumsi atau narasi yang belum terverifikasi,” kata Bahar.

Lebih lanjut, Bahar menyampaikan komitmen Pemuda Munaken untuk menghadirkan informasi yang jujur, akurat, dan berimbang. Dengan demikian masyarakat dapat memperoleh gambaran yang utuh sebelum mengambil kesimpulan.

“Karena pada akhirnya, keputusan yang baik lahir dari informasi yang benar. Kepercayaan dibangun melalui kejujuran. Dan kemajuan hanya dapat dicapai apabila fakta, data, dan informasi ditempatkan di atas opini dan spekulasi,” tegasnya.

Pemuda Munaken menutup pernyataannya dengan semboyan: Muna Kendari. Berlandaskan Fakta. Didukung Data. Menyampaikan Informasi untuk Mencerdaskan Masyarakat.(red)