oleh

Lagi, Lima Oknum Anggota KPK Gadungan Diamankan di Konkep

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KONAWE KEPULAUAN – Aksi pemerasan terhadap sejumlah kepala desa oleh oknum yang mengaku anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Bombana, Sultra Maret 2018 lalu, ternyata tidak membuat jera para pelaku serupa untuk mencari keuntungan sesaat.

Buktinya, lima oknum anggota KPK gadungan yang beraksi Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sultra diamankan petugas, Selasa 3 April 2018.

Saat diamankan, bersama kelima oknum yang belum diketahui identitasnya ini, petugas dari Polsek Wawonii dan sejumlah anggota Satpol PP berhasil mengamankan barang bukti uang tunai puluhan juta rupiah.

Kasatpol PP Konkep, Sudarmin mengatakan, usai menerima pengaduan terkait aksi kelimanya, para pelaku ditangkap di salah satu rumah warga di Desa Polara, Kecamatan Wawonii Tenggara, Konkep, Selasa 3 Maret 2018.

Baca Juga:  La Ode Ida Sebut IUP di Wawonii Cacat Saat Lahir

“Kami dapat laporan ada oknum yang mengaku KPK melakukan pemeriksaan di desa-desa dengan meminta uang puluhan juta rupiah. Kami langsung turun lapangan, di Desa Polara kami tangkap kelima oknum KPK gadungan itu dan langsung dibawa ke Polsek Wawonii,” ungkap Sudarmin yang ditemui di Polsek Wawonii.

Salah seorang korban pemerasan Mas’ud mengaku dirinya didatangi lima anggota KPK gadungan itu dan ditanyai soal dana desa.

“Mereka datang tanya soal laporan pertanggungjawaban (LPJ) dana desa. Setelah itu mereka minta uang Rp30 juta untuk diamankan hasil pemeriksaannya. Tapi saya hanya kasih Rp20 juta,” aku Plt Kepala Desa Bobolio itu di Polsek Wawonii.

Baca Juga:  AMAN Center: Keputusan Ali Mazi Adalah Solusi Jangka Panjang
Oknum KPK Gadungan saat diamankan di Polsek Wawonii

Hal senada juga diakui Arifin. Kepala Desa Sawa Patani Kecamatan Wawonii Selatan ini mengaku telah diperas oleh orang yang sama.

“Modusnya mereka sama. Intinya minta uang puluhan juta. Tapi saya kasih Rp15 juta,” terangnya.

Sampai berita ini ditayangkan korban pemerasan baik kepala desa maupun kepala sekolah masih terus berdatangan ke Polsek Wawonii untuk mengadukan hal yang sama.

Sementara kelima tersangka masih diperiksa intensif oleh penyidik Polsek Wawonii.(a)

Penulis: Nanang Sofyan
Editor: Mochammad Irwan

Komentar

NEWS FEED