oleh

Mahasiswa KKN Reguler UHO Gelar Penyuluhan di Lombakasi

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, BOMBANA – Mahasiswa Kuiah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Halu Oleo (UHO) kendari yang ditempatkan di Desa Lombakasi Kecamatan Lantari Jaya Kabupaten Bombana menyelenggarakan penyuluhan pencegahan pelecehan seksual pada anak di Taman Kanak-Kanak (TK) Amal Bakti Desa Lombakasi Rabu, 31 Juli 2019.

Instruktur Penyuluhan KKN UHO, La Ode Husaini mengatakan, kegiatan ini dilakasanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa atas maraknya kasus pelecehan seksual pada anak yang terjadi diberbagai daerah. Apalagi beberapa bulan yang lalu telah terjadi kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum mantan anggot TNI yang mengorbankan beberapa anak kecil di Kendari.

“Kami juga mengundang orang tua dari anak-anak ini, agar kita bisa kerja sama dalam memahami dan mencegah maraknya kasus pelecehan seksual akhir-akhir ini. Kerena orang tua sangat berperan penting dalam mendidik dan melindungi anak-anaknya,” tutur La Ode Husaini.

Baca Juga:  Pemda Bombana Canangkan Penanaman Kopi Asal Brazil di Kabaena

Ketua HMJ Psikologi UHO ini memaparkan tentang pentingnya mengajarkan anak-anak untuk menjaga diri. Hal ini bisa mencegah terjadinya hal-hal yang yang tidak dinginkan pada anak.

“Dalam kegiatan ini kami berusaha menanamkan pemahaman pada anak tentang bagian-bagian tubuhnya yang tidak boleh disentuh oleh orang lain, terutama orang yang tidak dikenal. Jadi kalau misalnya ada orang yang tidak dikenal, mencoba mengiming imingkan uang, permen, roti atau makanan lainnya itu jangan diterima. Karena itu biasanya menjadi modus untuk melakukan pelecehan seksual pada anak,” jelas Husain.

Baca Juga:  Permudah Layanan Kependudukan, Disdukcapil Terapkan "Kaka SIDes Moico"

Ditambahkan, bahwa anak-anak yang pernah menjadi korban pelecehan seksual, akan berdampak buruk pada masa depannya, mereka akan mengalami trauma, fobia atau ketakutan yang berlebihan pada orang lain yang berkepanjagan. Trauma akibat kekerasan seksual pada anak ini akan sulit dihilangkan kalau tidak secepatnya ditangani oleh ahlinya.

Idarmawati kepala TK Amal Bakti turut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN tersebut. Menurutnya pendidikan seksual dini sebenarnya sudah mulai diterapakan dalam kurikulum 2013.

“Kami sangat berterimakasih pada adik-adik mahasiswa KKN yang telah mengadakan kegiatan ini, dan kami akan mencoba untuk mulai menerapkan pembelajaran seperti ini pada anak, kerena kegiatan-kegiatan seperti ini sudah termuat dalam kurikulum tersebut,” tukas Idarmawati.(b)

Penulis: Uceng
Editor: Kas

NEWS FEED