oleh

Mangkrak, Proyek Pembangunan Pasar Wantulasi Bakal Dilapor ke KPK

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, BUTON UTARA – Badan Koordinasi Nasional (Bakornas) Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Mahssiswa Islam (LKBHMI) mencium adanya kerugian negara dalam proyek pembangunan pasar di Desa Wantulasi, Kecamatan Wakorumba, Kabupaten Buton Utara (Butur).

Pasalnya, pembangunan pasar yang pelaksanaanya dilakukan PT Joint Indonesia dan CV Gried Design selaku konsultan pengawas itu berhenti hingga saat ini atau mangkrak.

Baca Juga:  KPK Minta Pemda Hingga Kawasan Tempat Parkir Pasang Alat Rekam Pajak

Sekretaris Direktur Bakornas LKBHMI, La Ode Erlan mengungkapkan, sesuai dengan jadwal, seharusnya proyek senilai Rp5,7 miliar yang dimulai sejak 18 September 2018 lalu selesai pada16 Desember 2018 atau 90 hari kalender kerja.

“Saat ini kami telah mengumpulkan bukti-bukti,” ujar Erlan, Rabu 19 Juni 2019.

Usai lengkap bukti-bukti yang dikumpulkan, tegas alumni Fakultas Hukum Universitas Muhamadiyah Kendari (UMK) ini, pihaknya akan membawa bukti-bukti tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Pasar Wantulasi Dipolisikan

Erlan menduga terdapat tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggungjawab pada pembangunan pasar rakyat tersebut.

“Dan saya akan menyurat secara resmi dan meminta kepada KPK untuk segera memberikan perhatian serius kepada pembangunan pasar tersebut,” pungkasnya.(b)

Penulis: Faisal
Editor: Ridho Achmed

NEWS FEED