oleh

Penceramah Diminta Tidak Kampanye di Atas Mimbar

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KOLAKA – Jelang Pilkada serentak 2018 ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara meminta para dai agar tidak membahas masalah politik saat menyampaikan ceramah tarwih di bulan suci Ramadhan 1439 Hijriyah.

“Ceramalah yang menyejukkan, jangan kampanye di atas mimbar,” ujar Ketua MUI Kolaka, DR. KH Muhammad Zakariah, Rabu 16 Mei 2018.

Baca Juga:  Pernah Salah 'Meramal', Jubir BERANI Ragukan Hasil Survei SDI

Menurutnya, tempat ibadah tak sepantasnya dijadikan sarana ajang politik. Ceramah-ceramah keagamaan sebaiknya mengajak umat terus bersatu dan memperdalam ilmu tentang Islam.

“Jangan saling menjelek-jelekkan.
Ceramalah tentang hikmah Ramadhan. Ajak masyarakat untuk memahami dengan utuh perintah menjalankan puasa di bulan suci Ramadhan ini, serta makna dari bulan Ramadhan itu sendiri,” ujar Zakariah.

Baca Juga:  Hitung Cepat SDI: SMS Berjaya Unggul di Pilkada Kolaka

Rektor Institut Agama Islam Al Mawaddah Warrahma Kolaka ini menambahkan, Ramadhan tahun ini MUI bersama Pemkab Kolaka akan menerjunkan 90 dai yang akan melakukan ceramah tarwih mulai malam ini.

Sesuai jadwal yang sudah ditetapkan, mereka akan melakukan ceramah Ramadhan diberbagai Masjid di Kolaka.(b)

Penulis: Kaulia Akansoro
Editor: Ridho Achmed

Komentar

NEWS FEED