oleh

Pendais Haq: GP Ansor akan Selalu Terdepan Menjaga NKRI

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Sebanyak 25 pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2018-2022 resmi dilantik.

Pelantikan itu dilakukan langsung Wakil Ketua Umum PP GP Ansor Muhammad Mabrur.

Kepada awak media, Ketua Pimpinan PW GP Ansor Sultra Pendais Haq mengatakan, terpilihnya dirinya sebagai ketua bukan merupakan suatu yang luar biasa melainkan amanah yang berat. Meski ia mengakui senang dan beryukur.

“Perasaan saya dua sisi. Pertama senang dan bersyukur. Acaranya juga meriah dan semarak. Kedua berat karena dipundak ada banyak amanah untuk menjalankan roda organisasi. Ini adalah pukulan berat buat saya,” katanya di Zahra Syariah Hotel Kendari, Senin malam 8 Oktober 2018.

Setelah resmi dilantik, ia bersama dengan pengurus PW akan fokus pada beberapa program diantaranya penataan organisasi, kaderisasi dan pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga:  929 Mahasiswa Bidikmisi UHO Ikut Orientasi

“Pesan Ketua Umum PP GP Ansor jangan meninggalkan kaderisasi. Inilah keunggulan kami. tidak boleh ada pengurus yang tidak dikader. Karena GP Ansor organisasi kader. Kemudian Ansor harus memiliki kapasitas bisa turun ke masyarakat,” ungkapnya.

GP Ansor Sultra sendiri, kata Pendais Haq, telah membentuk cabang-cabang di 17 kabupaten kota di Sultra. Namun masih ada dua cabang yang perlu ditata ulang yakni Bombana dan Muna Barat.

“Disana masih karateker,” singkatnya.

Dosen FKIP UHO ini menjelaskan, GP Ansor ini telah ada sebelum Indonesia merdeka. GP Ansor kut serta dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

“Seharusnya itu yang perlu diketahui oleh orang-orang. Apalagi yang sering mencibir GP Ansor saat ini. Kami hadir dengan konsep islam yang moderat. Islam tradisional yang selalu menjaga budaya-budaya islam seperti yasinan, tahlilan dan lain-lain,” ulasnya.

Baca Juga:  Pendidikan Sejarah UHO Gelar Pameran Kuliner Berbasis Kearifan Lokal

Menurutnya, GP Ansor adalah orang-orang yang selalu menjadi barisan terdepan untuk menjaga NKRI dan agama.

“NKRI harga mati,” jelasnya.

“Pelantikan pengurus PW GP Ansor menandai telah berakhirnya Kirab Satu Negeri di Sultra,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pelantikan pengurus PW GP Ansor Sultra selain dihadiri PP GP Ansor Sultra juga dihadiri Rektor UHO Prof. Muhammad Zamrun selaku Ketua Dewan Penasehat PW GP Ansor Sultra, Ketua PW NU Sultra KH. Muslim dan sejumlah tokoh NU se Sultra.(b)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: La Basisa

NEWS FEED