Penerapan ASDK di Dinkes Kendari Belum Maksimal

PENASULTRA.COM, KENDARI – Aplikasi Satu Data Kesehatan (ASDK) di Dinas Kesehatan Kota Kendari belum maksimal. Faktor lemahnya jaringan internet menjadi hambatan masyarakat untuk mengakses data tersebut.

Ahmad Johari, Sekretaris Program Isphere Kemenkes RI, mengatakan masih ada beberapa kendala dari penerapan program ini di daerah, yakni kondisi jaringan sehingga aplikasi ini belum bisa diakses secara baik.

“Kita sudah liat tadi, ada gangguan jaringan, bahkan untuk masuk di dasbor nya pun tidak bisa diakses,” kata Ahmad Johari usai berkunjung di kantor Dinkes Kendari, Selasa 24 September 2019.

Kendati demikian, pihaknya berharap masalah ini bisa diatasi secepatnya dengan melibatkan semua pihak, sehingga masyarakat bisa menggunakan aplikasi tersebut.

Kunjungan tim IT Kemenkes ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan aplikasi data yang terpusat dan terintegrasi ASDK.

Sehingga masyarakat bisa mengakses data kesehatan diberbagai sektor, sehingga dapat terintegrasi sumber data baik di daerah hingga nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan kota Kendari, Rahminingrum, membeberkan kendala aplikasi ini belum maksimal karena belum terkoneksinya antara sistem di Kemenkes dan Dinkes kota/kabupaten.

“Kalau masalah jaringan mungkin kurang tepat, barangkali belum terkoneksi sistem di Kemenkes, karena untuk membuka dasbor nya saja susah, sedangkan kalau kita buka aplikasi lain bisa diakses,”kata Rahminingrum.

Mengatasi hal itu, Dinkes telah berkordinasi dengan pihak telkom sebagai penyedia jasa layanan internet.

“Secepatnya kita akan konsultasikan ke telkom, termasuk penambahan kapasitas jaringan khususnya dibeberapa puskesmas di Kendari,” tukasnya.(b)

Penulis: Clara Sinthia
Editor: Mil