oleh

PT. Tri S Jaya Siap Garap Perikanan dan Pariwisata Sultra, Nilai Investasi Rp200 T

PENASULTRA.COM, KENDARI – PT. Sinar Samudera Sultra Jaya atau Tri S Jaya menyatakan kesiapannya untuk berinvestasi jangka panjang mengelola kekayaan alam Sulawesi Tenggara (Sultra) di sektor industri perikanan dan pariwisata.

Tak tanggung-tanggung, investasi Rp200 triliun secara bertahap siap digelontorkan di empat kabupaten dan satu kota di Sultra. Yakni, Kabupaten Wakatobi, Konawe Kepulauan (Konkep), Konawe Selatan (Konsel), Muna Barat (Mubar) dan Kota Kendari.

Direktur Utama (Dirut) PT. Tri S Jaya, Dwi Bramancho merinci, investasi yang bakal digarap pihaknya meliputi pembangunan industri perikanan di Kota Kendari, Konkep, Mubar, Wakatobi dan Konsel. Terus, pembangunan tambak udang vaname dengan luas kurang lebih 7000 hektar berada di Konsel, Konkep dan Mubar.

Kemudian, pembangunan keramba apung 4.000 unit dan pariwisata di Wakatobi. Terakhir, pembangunan dan pengembangan bandara udara (Bandara) di Kendari, Wakatobi dan Konkep.

Baca Juga:  DPRD Kota Cirebon "Belajar" Pengembangan Pariwisata Kendari

“Dana (Rp200 T) yang kita kelola di sini dana swasta murni. Dana konsorsium para pengusaha-pengusaha Indonesia,” ungkap Dwi dihadapan awak media di Kendari, Sabtu 16 November 2019 sore.

Pengembangan industri perikanan, kata Dwi, sejalan dengan program pemerintah bidang Kemaritiman yang diyakini mampu menggejot pendapatan negara dari sektor ekspor dan tentu akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Selama ini produk hasil (perikanan) yang keluar ke negara-negara lain kebanyakan berasal dari Sulawesi Tenggara. Sebagai contoh, hasil dari Kendari masuk Makassar dan Jakarta baru diekspor. Kita (pengusaha lokal) tak pernah diberi kesempatan,” terang Dwi.

Baca Juga:  Garden Eatery Kendari, Restoran Organik dengan Konsep Alami

Dari nilai investasi dan jumlah proyeksi potensi profit ke depan, menurut Direktur Operasional PT. Tri S Jaya, Hendra Diannan Jaya, pihaknya tidak akan mampu hanya menggunakan kapal laut untuk ekspor. Makanya, untuk tahap pertama yang direncanakan bakal dimulai pada awal Desember 2019, PT. Tri S Jaya langsung membangun Bandara sendiri di dua kabupaten dan satu kota.

“Karena kita sudah bicara Bandara, maka pariwisata kita kembangkan sekaligus,” kata Hendra menambahkan.

Sekedar informasi, dalam paket mega proyek ini, PT. Tri S Jaya juga bakal membangun sarana penunjang lainnya di empat kabupaten dan satu kota. Di antaranya, pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan yang nantinya diperuntukkan bagi karyawan dan masyarakat yang kurang mampu.(a)

Penulis: Irwan

NEWS FEED