oleh

Sadis, Usai Mengantar Pengemudi Grab Ini Ditebas Parang oleh Pelanggan

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Tindak kekerasan kembali dialami oleh pengemudi grab bike di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengemudi grab bike yang diketahui bernama Trisno (28) diperlakukan tidak manusiawi oleh pelanggannya sendiri, Rabu pagi 30 Mei 2018, sekitar pukul 09.30 Wita

Kronologisnya bermula, saat Trisno menerima pesanan untuk mengantarkan makanan ke salah satu rumah pelanggan di Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga Kota Kendari. Setibanya dilokasi, Trisno lalu memberikan pesanan tersebut seraya memberikan nota pesanan dan ongkos kirim ke pelanggan.

Namun pelanggan ini tampak tidak senang dengan nota yang diberikan Trisno. Pelanggan ini pun membentak Trisno dengan nada tinggi.

“Tidak usah kasih nota, sebut saja nominalnya,”kata Trisno mengutip pernyataan pelanggan.

Baca Juga:  Bawaslu Sultra Kecam Tindakan Penganiayaan Terhadap Ketua KPU Wakatobi

Sebelum memberikan uang pada Trisno, pelanggan ini kembali bercuap.

“Heh !, buka helemmu. Kalau tidak saya tembak ko itu,”tegas pelanggan menggertak.

Namun, Trisno tidak menghiraukan ancaman pelanggan itu. Ia pun bergegas pergi menukar uang di rumah tetangga pelanggan, kemudian Trisno kembali memberikan uang kembalian ke pelanggan itu.

Spontan, pelanggan ini melemparkan benda tajam (anak busur) ke arah Trisno. Beruntung, anak busur itu tidak melukai korban, karena terhalang jaket korban. Lalu, korban bergegas pergi dan memanggil rekan-rekannya pengemudi grab bike.

Sejumlah aparat Polsek Baruga mendatangi kediaman pelaku

Sejurus kemudian, sekitar 30-an rekan korban pengemudi grab mendatangi kediaman pelaku untuk mengklarifikasi tindakan amoralnya. Namun pelaku yang saat itu sudah waspada dengan memegang sebilah parang, langsung mengajunkannya membabibuta di kerumunan pengemudi grap. Lalu pelaku ini terbirit birut melarikan diri.

Baca Juga:  Dua Oknum Polisi yang Menganiaya Juniornya Dijebloskan ke Penjara

Atas aksi anarkis itu, seorang rekan korban menderita luka sabetan parang di lengan kirinya.

Kapolsek Baruga AKP Idham Sukri saat dikonfirmasi mengaku pihaknya sudah mengamankan barang bukti berupa sebilah parang dan anak busur. Dan saat ini pelaku (terlapor) sedang melarikan diri.

“Kita minta rekan-rekan korban meninggalkan TKP guna mengindari hal-hal yang tidak diinginkan. Dan korban kami arahkan melapor ke Polres Kendari,” tukas Kapolsek Idham pada wartawan.(a)

Penulis: Chaca
Editor: La Ode Kasmilahi

Komentar

NEWS FEED