oleh

Sekda Bombana Sebut Potensi Korupsi Besar Ada di Desa

PENASULTRA.COM, BOMBANA – Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana Burhanuddin HS Noy mengatakan bahwa potensi tindak pidana korupsi saat ini, ada di desa.

Hal ini disampaikan Burhanuddin saat membawakan sambutan Bupati Bombana H Tafdil pada pembukaan seminar hari anti korupsi di Bombana, Rabu 19 Desember 2018.

“Jadi potensi korupsi itu ada disemua instansi pemerintahan baik negeri maupun swasta. Namun potensi paling besar saat ini ada di desa,” kata Burhanuddin.

Baca Juga:  126 Jamaah Haji Bombana Dipulangkan

Menurut Mantan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sultra ini, bahwa desa saat ini memiliki porsi anggaran pembangunan yang besar dari APBN. Sehingga peluang terjadinya rekayasa program pembangunan yang tidak sesuai perencanaan akan sering ditemui di desa. Oleh karena itu lanjut dia, seluruh elemen pemerintahan termasuk penegak hukum dan masyarakat, harus melakukan pengawalan dan pengawasan kegiatan pembangunan di desa.

Baca Juga:  Bupati Bombana Launcing Program Sampah Emas

“Anggaran dana desa kan cukup besar. Bisa saja terjadi korupsi. Katakan ada bangunan yang dibuat tapi tidak sesuai dengan spek,” ucapnya.(b)

Penulis: Zulkarnain
Editor: Kas

NEWS FEED