Sensus Penduduk 2020, Dua Metode Ini yang Dilakukan BPS

PENASULTRA.COM, KENDARI – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mematangkan persiapan dan mendalami skema sensus penduduk (SP) 2020. Langkah tersebut sebagai upaya untuk mewujudkan kedaulatan data menuju satu data kependudukan Indonesia.

Kepala BPS Sultra, Moh. Edy Mahmud mengatakan, sensus penduduk akan dilakukan dengan dua metode yakni online dan kombinasi.

Tahap pertama sensus penduduk yakni menggunakan metode online yang akan dimulai 15 Februari hingga 31 Maret 2020, lalu metode kombinasi yang dimulai Juli 2020.

“Kalau online, penduduk bisa berpartisipasi langsung, buka www.sensus.bps.id,” kata Edy saat diwawancarai disela-sela rapat koordinasi sensus penduduk 2020 kolaborasi menuju satu data kependudukan disalah satu hotel di Kendari, Senin 16 Desember 2019.

“Bagi warga belum mengisi kuesioner secara online, petugas akan mendatangi rumahnya (sensus langsung) pada Juli 2020,” ungkapnya.

Menurutnya, sensus menggunakan metode kombinasi yakni pengumpulan data kependudukan dengan memanfaatkan data yang sudah ada untuk dijadikan sebagai basis dan akan dilengkapi dengan sampel survei.

“Data dasarnya dari dinas kependudukan dan catatan sipil dari 17 kabupaten kota di Sultra. Datanya sudah ada. Petugas sensusnya lebih dari 3000 orang se Sultra,” beber Edy.

Ia berharap, sensus yang dilaksanakan 10 tahun sekali ini dapat mengahsilkan data yang lebih lengkap dan rapih.

Penulis: Yeni Marinda