oleh

Soal Revisi UU KPK, Mahasiswa UMB Nilai Pemerintah Cederai Reformasi

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, BAUBAU – Ratusan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Buton (UMB) menggelar demonstrasi dan menutup ruas jalan dua arah depan kampus UMB, Rabu 25 September 2019.

Aksi demontrasi ini menyuarakan penolakan Revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (KPK) dan Revisi Undang-Undang KUHP (RUU KUHP). Dalam aksi itu, para mahasiswa menilai Pemerintah dan DPR telah mencederai amanat reformasi.

Baca Juga:  PP Muhamadiyah Tuntut UMB Menjadi Perguruan Tinggi Terakreditasi

“Rancangan KUHP terlalu mengurusi sisi-sisi privasi dari warga negara, bertentangan dengan hak asasi manusia dan membatasi kebebasan warga negara. Sementara revisi UU KPK, pemerintah terkesan tergesa-gesa dan sebagai upaya pelemahan terhadap KPK dalam meberantas korupsi di negeri ini,” kata salah satu orator, Iin Faradillah dalam orasinya, Rabu 26 September 2019.

Mahasiswi semester tiga Fakultas Hukum ini menyoroti beberapa kebijakan pemerintah. Salah satunya kenaikan iuaran BPJS kesehatan sebesar 100 persen dari iuran sebelumnya yang dinilai sebagai kebijakan yang tidak pro terhadap rakyat kecil.

Baca Juga:  Penganggaran Lembaga Kemahasiswaan di UMB Dipertanyakan

“Maka kami disini turun kejalan untuk menyampaikan penolakan terhadap kebijakan-kebijakan sinting dari pemerintah hari ini,” tegas kader LMND Kota Baubau itu.(b)

Penulis: Amrin Lamena
Editor: Bas

NEWS FEED