oleh

Tim Kantor Staf Presiden RI dan Kemnaker Sambangi BLK Kendari

-Pena Kendari-264 views

PENASULTRA.COM, KENDARI – Setelah menempuh perjalanan jauh, Tim Kantor Staf Presiden  Republik Indonesia (KSP RI) dan Tim Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), akhirnya tiba di Kantor Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, Rabu, 10 November 2021.

Tim KSP RI terdiri dari empat orang yakni Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf  Presiden Fadjar Dwi Wishnuwardhani, Tenaga Ahli Madya Kedeputian III Kantor Staf  Presiden Bodro Pambuditomo, Tenaga Ahli Muda Kedeputian III Kantor Staf  Presiden Irene Septania, Tenaga Terampil Kedeputian III Kantor Staf  Presiden Syahid Izzulhaq.

Sementara Tim Kemnaker RI terdiri dari tiga orang yakni Sub Koordinator Penyusunan Standar Mutu Lembaga Andiko Ari Mulianto, Analis Bahan Penguatan dan Pemberdayaan Kelembagaan Pelatihan Maruli Tua, serta salah seorang stafnya Dewo Baroto.

Dalam agendanya, Tim KSP RI dan Tim Kemnaker RI melakukan kunjungan kerja ke BLK Kendari untuk melihat dan meninjau langsung, sekaligus mengetahui perkembangan pelaksanaan program Pelatihan Vokasi di UPTP BLK Kendari dan pelaksanaan Program Skill Development Center (SDC) di Kota Kendari.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf Presiden (KSP) Fadjar Dwi Wishnuwardhani mengaku, tujuan pihaknya ke BLK Kendari memang untuk melihat proses pengembangan keterampilan yang merupakan salah satu program nasional.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana prosesnya dan seperti apa hasilnya,sebab hal itu sesuai dengan misi besar dan komitmen Bapak Presiden Jokowi untuk meningkatkan sumber daya manusia,” ujarnya.

Fadjar menambahkan, jika kehadirannya bersama rombongan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara juga untuk membangun koordinasi dengan pemerintah daerah setempat sehingga alumnus BLK Kendari dapat dijembatani untuk mendapatkan pekerjaan di dunia usaha maupun di dunia industri atau di pasar kerja.

“Kehadiran kami untuk koordinasi bersama pihak-pihak terkait, BLK Kendari Kementerian Ketenagakerjaan RI, pemerintah daerah dan stakeholder yang ada di Sulawesi Tenggara tentang bagaimana mengembangkan BLK Kendari maupun BLK UPTD dan Program Skill Development Center yang menjadi salah satu unggulan untuk merealisasikan visi Presiden Jokoei dalam  mengembangkan sumber daya manusia Indonesia yang lebih maju ke depannya,” ujar dia.

Dia menegaskan, bahwa Presiden sangat menekankan tentang pengembangan sumber daya manusia baik melalui program pendidikan maupun  pelatihan vokasi. Meski begitu, bukan hanya memberi pelatihan tetapi bagaimana para Alumni Pelatihan bisa terserap di dunia kerja ataupun berwirausaha secara mandiri nantinya.

“Pendidikan maupun pelatihan bukan hanya diukur dengan jumlah mereka yang dididik, jumlah mereka yang disertifikasi, tetapi lebih jauh adalah sejauh mana mereka yang dididik dan tersertifikasi tersebut ditempatkan di perusahaan-perusahaan,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu juga mengatakan, pihaknya bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan yang dilakukan oleh Tim KSP RI, apalagi kunjungan tersebut merupakan kunjungan yang pertama sejak berdirinya BLK Kendari.

“Bagi kami ini adalah rahmat, sebab selain ini kunjungan yang pertama, dari kunjungan ini kami juga dapat mengetahui kekurangan kami dan hal apa yang akan kami lakukan untuk perbaikan BLK Kendari kedepan, sesuai arahan tim KSP RI berdasarkan hasil tinjauan yang beliau dilakukan dan ditemukan di BLK Kendari,” terangnya.

Selain itu, jelas mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kemnaker RI, pihaknya juga dapat meminta bantuan pemerintah pusat melalui tim KSP RI terkait pemenuhan kebutuhan pelatihan untuk meningkatkan serapan alumni, meningkatkan pelaksanaan program pelatihan, dan pelaksanaan program Skill Development Center di Kota Kendari sebagai salah satu kota dari 20 kota seluruh Indonesia yang menjadi pilot project Skill Development Center.

Skill Development Center sendiri, lanjut dia, merupakan program nasional peningkatan skill tenaga kerja yang ditangani secara terpadu antar kementerian lembaga dan pemerintah daerah untuk mensinergikan kerja pemerintah pusat dan daerah dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan.

“Terkait persoalan Skill Development Center, dalam waktu dekat kami akan duduk bersama dengan Pemerintah Kota Kendari, sebab urusan ketenagakerjaan merupakan urusan wajib yang subgguh-sungguh harus mendapatkan perhatian serius serta terpadu antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, dalam hal ini kami semua ikut mengambil tanggungjawab secara bersama-sama,” jelasnya.

Pada kesempatan itu juga, orang nomor satu di BLK Kendari ini melaporkan hibah lahan yang telah diserahkan Pemerintah Provinisi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) oleh Gubernur Sultra H. Ali Mazi, SH. seluas 4,58 hektare, sehingga luas lahan BLK Kendari sekarang ini bertambah menjadi 6,8 hektar dari luas awal 2,2 hektare.

“Pemberian lahan itu bukan tanpa sebab, tetapi berkat kerja keras BLK Kendari yang terus berupaya menjadikan angkatan kerja di Sultra menjadi kompeten dan dapat diterima secara di pasar kerja atau di dunia usaha dan industri, serta mampu membuka lapangan usaha secara mandiri,” bebernya.

Diketahui, Tim KSP RI dan Tim Kemanker RI meninjau beberapa workshop yang ada di BLK Kendari di dampingi oleh Kepala BLK Kendari Dr La Ode Haji Polondu bersama Plt Sub Bagian Tata Usaha Anshari, S.Sos, Sub Koordinator Seksi Pemberdayaan Ir Nurjayanti, Sub Koordinator Seksi Penyelenggaraan Fira Febriyanti S.Si, Plt Sub Koordinator Seksi Program dan Evaluasi Muhammad Adlan Abbas, serta Instruktur dan staf  BLK Kendari.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian III Kantor Staf  Presiden Fadjar Dwi Wishnuwardhani bersama rombongan dalam beberapa kesempatan melakukan Audiensi dan tanya jawab dengan siswa dan instruktur BLK Kendari terkait serapan alumni pelatihan BLK Kendari di dunia usaha dan industri, serta terkait teknis pelatihan ketika mengunjungi workshop-workshop pelatihan di BLK Kendari.

Editor: Husain

Komentar

NEWS FEED