oleh

Unjuk Rasa Di DPRD Sultra, Mahasiswa Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

PENASULTRA.COM, KENDARI – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kendari menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Sultra, Senin 11 November 2019.

Dalam aksinya, mahasiswa menolak Peraturan presiden (Perpres) Pasal 34 Nomor 75 tahun 2019 tentang kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial ( BPJS) Kesehatan.

Mahasiswa menilai, kebijakan kenaikan iuran BPJS Kesehatan sebesar 100 persen sangat memberatkan masyarakat, kususnya masyarakat berpenghasilan rendah di Sultra.

Baca Juga:  Penambangan Ilegal di Kolut, Diduga Ada Beking Aparat

“PD KAMMI Kendari menyatakan sikap  menolak Peraturan Presiden pasal 34 No 75 tahun 2019 tentang kenaikan luaran BPJS dan mendesak Presiden Joko Widodo untuk menormalkan iuran,” tegas Irwan, salah seorang massa aksi saat membacakan pernyataan sikapnya.

“Dan mendesak DPRD Sultra membuat tim investigasi kebijakan rumah sakit terhadap pelayanan BPJS,” pungkasnya.

Baca Juga:  Ikan Kaleng Sarden Mengandung Cacing Telah Beredar di Sultra

Temui massa aksi, Ketua Komisi IV DPRD Sultra, Muniarti M Ridwan menyatakan segera menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak BPJS untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat.

“Kita akan menghadirkan pihak BPJS serta membuka post pengaduan masyarakat atas masalah ini,” ucap Muniarti.

Penulis: Sopyan Hadi
Editor: Faisal

NEWS FEED