oleh

UT Kendari Beri Pembekalan Guru Pengawas UAS di SMKN 1 Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Jelang pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS) tahun 2019, Universitas Terbuka (UT) Kendari beri pembekalan kepada sejumlah Guru di SMKN 1 Kendari, Jumat 29 November 2019.

Penanggung Jawab Bidang Registrasi dan Pengujian UT Kendari, LM Ruspan Takasi mengatakan, pembekalan ini sebagai upaya memberi pemahaman kepada para guru yang akan penjadi pengawas pada UAS nanti. Sehingga sesuai dengan prosedur yang berlaku UT.

Dalam pembekalan ini, kata Ruspan, pihaknya menekankan pada pemahaman dan penerapan tata tertib pelaksanaan UAS. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir pelanggaran dalam ujian nantinya.

“Penerapan tata tertib peserta ujian harus dikedepanakan. Jadi, pengawas harus memastikan bahwa peserta ujian yang masuk dalam ruangan itu betul-betul mahasiswa  yang bersangkutan. Karena jangan sampai dia bukan mahasiswa UT tapi dia titipan,” kata Ruspan di hadapan peserta pembekalan.

Baca Juga:  UT Kendari akan Gelar UAS, Ini Dia Lokasinya

“Atau misalnya ada peserta yang keluar ruangan itu harus dipastikan dia keluar ke mana. Jangan sampai dia sudah foto-foto soal ujian baru dia pergi kirim sama temannya, atau dia berkomunkasi dengan orang tertentu untuk membantu menyelesaikan soal ujiannya,” sambung Ruspan.

Pihaknya sengaja memberi perhatian khusus pada tata tertip pelaksanaan UAS. Sehingga, peserta ujian dapat mematuhi seluruh Tatip sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Jadi pelaksanaannya harus sesuai dengan standar agar bisa menghasilkan output yang maksimal sesuai dengan yang diharapkan,” tutur Ruspan.

Sementara itu, Penanggung Jawab Sarana Prasarana SMKN 1 Kendari, Sukimin mengungkapkan, jelang pelaksanaan UAS UT Kendari, pihaknya telah menyiapkan ruangan dan fasilitas pendukung lainnya. Ditambah petugas keamanan dan tenaga kebersihan.

Baca Juga:  Gaet Mahasiswa Baru, UT Kendari Gencarkan Sosialisasi Program Dwi Kompetensi

Disebutnya, sebanyak 20 orang guru yang nantinya menjadi pengawas ruangan. Kemudian petugas kebersihan tiga orang dan satu petugas keamanan.

“Ruangan yang disediakan untuk hari pertama sebanyak 20 ruangan, dan hari kedua 30 ruangan,” sebut Sukimin.

Ia berharap, pembekalan ini dapat menjadi acuan bagi guru-guru dalam melaksanakan tugas sebagai pengawas agar tugas yang diberikan berjalan dengan baik.

“Kita sama-sama lembaga pendidikan, jadi kita saling membantu, walau pun banyak kesibukan juga, kita berharap juga ujiannya bisa berjalan lancar,” pungkasnya.(b)

Penulis: La Ode Husaini
Editor: Faisal

NEWS FEED