oleh

Warga Muna dan Mubar Keluhkan Pemadaman Listrik yang Dilakukan PLN Raha

PENASUKTRA.COM, MUNA – Pemadaman listrik yang dilakukan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Raha dibeberapa wilayah Kabupaten Muna dan Muna Barat (Mubar) dikeluhkan oleh warga sebagai konsumen.

Pasalnya, jadwal pemadaman yang dilakukan dalam rangka pemeliharaan untuk meningkatkan keandalan kapasitas pasokan listrik di wilayah Muna dan Mubar yang dilaksanakan PLN ULP Raha tersebut tidak sesuai dengan pengumuman yang dikeluarkan.

Didalam pengemuman yang dimulai Minggu 24 November 2019, dituliskan bahwa jadwal pemadaman dari pukul 07.30 wita hingga pukul 16.00 wita, namun faktanya hingga pukul 18.00 wita, listrik di rumah warga belum juga menyala.

“Kami sebagai konsumen mendukung upaya PLN ULP Raha dalam rangka meningkatkan keandalan kapasitas pasokan listrik, tapi tidak juga begini caranya, masa dari pagi sampai masuk malam seperti ini lampunya kita belum juga menyala,” keluh Rafi salah satu warga Kecamatan Duruka pada Penasultra.com saat dijumpai di kediamannya, Minggu 24 Nocember 2019.

Senada, Alpina (32) warga Kelurahan Wapunto, Kecamatan Duruka mengatakan, sebelum pengemuman yang dikeluarkan oleh PLN ULP Raha tentang pemadaman lampu karena adanya pemeliharaan, pemadaman listrik di wilayah tempat tinggal sudah kerap terjadi.

Bahkan pemadaman menurut wanita itu tidak mengenal waktu. Dan anehnya padamnya lampu selalu terjadi pada waktu memasuki shalat, baik Magrib maupun masuk waktu shalat Isya.

“Giliran kita terlambat bayar didenda, giliran lampunya kita dipadamkan, sampe kita punya ikan dikulkas busukmi tidak ada ganti rugi, bagaimana dari pagi sampe malam lampu tidak menyala, berapami kerugian kita?” cibir ibu rumah tangga ini.

Sementara pihak PLN ULP Raha saat dikonfirmasi belum memberi tanggapan ihwal warga itu. (b)

Penulis: Sudirman Behima
Editor: Bas

NEWS FEED