oleh

KKN Tematik, Mahasiswa Psikologi UHO Gelar Psikoedukasi Penanganan dan Pencegahan Covid-19

PENASULTRA.COM, KENDARI – Mahasiswa Psikologi Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik turut berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan penanganan Corona Virus Desease (Covid-19) di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).

KKN tematik ini dengan tema Penanganan dan Pencegahan Covid-19 melalui Program Psikoedukasi dan peningkatan peran serta masyarakat guna mencegah dan menekan penyebaran virus di Sultra.

Kegiatan ini dilaksanakan sejak 12 Juni sampai 11 Juli 2020, oleh mahasiswa Psikologi yang tergabung dalam tim 16, dibawah bimbingan tiga ahli Psikologi yakni Yuliastri Ambar Pambudhi, S.PSi, M.PSi, Psikolog., Eva Herik, S.PSi, M.PSi, Psikolog., dan Citra Marhan, SKM, MA.

Yuliastri Ambar Pambudhi selaku koordinator pembimbing menjelaskan, mahasiswa Psikologi yang masuk dalam Tim 16 ini berjumlah 10 orang, dimana lokasi KKNnya tersebar di 10 daerah atau di alamat asal masing-masing mahasiswa dengan menjalankan 4 program utama yakni Pembentukan Tim Satgas Covid-19, Pemasangan Minibaliho, Pembagian Masker, dan Pembagian Booklet Covid-19.

“Tujuan dari pelaksanaan KKN ini adalah untuk mengimplementasikan belajar yang mensinergikan antara teori dan praktek di kehidupan masyarakat dalam hal ini untuk berpartisipasi menanggulangi penularan covid-19”, jelas ahli Psikolog Klinis tesebut saat dikonfirmasi awak media ini, Sabtu, 11 Juli 2020.

Mahasiswa Psikologi UHO sedang membagikan masker dan memasang baliho

Manfaat dari pelaksanaan KKN Tematik ini kata Psikolog Klinis itu, agar mahasiswa mampu mengabdi pada masyarakat dan mengaplikasikan ilmu psikologi dalam menanggulangi Covid-19.

“Kerena programnya semua menyangkut penanganan dan penegahan Covid seperti pembentukan satgas desa, pembuatan booklet sebagai media psikoedukasi, pemasangan mini baliho, dan Pembagian masker”, jelasnya.

Lebih lanjut Dosen Jurusan Psikologi UHO tersebut mengungkapkan bahwa program unggulan dalam KKN Tematik ini adalah Psikoedukasi melalui booklet dan mini baliho. Alasannya karena Psikoedukasi adalah salah satu metode intervensi psikologis yang bisa dilakukan ilmuwan psikologi untuk menangani kesulitan merubah mental masyarakat.

Dian Nur Aziza salah satu peserta KKN mengatakan pelaksanaan KKN Tematik kali ini berbeda dari yang sebelumnya dan lokasi dari masing-masing peserta KKN berbeda pula. Dalam menjalankan program kerjanya, masing-masing peserta KKN Tematik selalu melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan atau Satgas di kelurahan setempat.

“Kita lebih menekanan pada Psikoedukasi dalam menghadapi pandemi covid-19, melalui program pemasangan mini baliho dan menyebarkan booklet kepada masyarakat di desa/kelurahan setempat mengenai covid-19, dan pengenalan gejala-gejala kecemasan yang dialami ditengah pandemi serta bagaimana cara mengatasi kecemasan tersebut”, jelasnya.

Dengan dilaksanakannya program ini, ia berharap masyarakat tidak lagi merasa cemas secara berlebihan dan tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita hoax yang dapat memicu kepanikan masyarakat di tengah pandemi covid-19 ini.

Sementara itu, Andi Syafruddin Kepala Desa Wamorapa, Kecamatan Wakorumba Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur) yang merupakan salah satu lokasi KKN yang melaksanakan program Psikoedukasi mengatakan bahwa KKN yang dilaksanakan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Karena di dalamnya menyangkut masalah pentingnya pemahaman tentang Covid itu sendiri, dengan mengenali proses penyebarannya dan itu menjadi salah satu hal yang perlu diketahui masyarakat agar bisa mengantisipasi masuknya atau penyebaran virus.

“Kami bersama masyarakat sangat merespon, termasuk pemasangan baliho juga senantiasa menjadi perhatian setiap masyarakat yang lewat. Kemudian dengan bergabungnya juga mahasiswa ke dalam tim relawan Covid yang terbentuk di desa juga memberikan dampak positif terhadap teman-teman relawan untuk saling bertukar informasi tentang penanganan Covid”, pungkasnya

Berikut peserta dan lokasi KKN Tamatik yang melaksanakan program Psikoedukasi Pencegahan Covid-19:

  1. Yudianto., Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari
    2 Dian Nur Aziza., Kelurahan Doule, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana
  2. Dwi Sri Purwaningsi., Desa Matanauwe, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton
  3. Egi Saputra., Desa Een Sumala, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Buton Utara
  4. Andi Muammad Khair., Desa Wamorapa, Kecamatan Wakorumba Utara, Kabupaten Buton Utara
  5. Lilis Astizah., Kelurahan Lakonea, kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara
  6. Panji Dadino Sila., Kelurahan Langori, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka
  7. Annisa Rahmi Anugrah., Desa Pomburea, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur
  8. La Ode Ahmad Zulfikar., Kelurahan Lapadaku, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat
  9. Kiki Andi Karos TS., Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Sorawolio, Kota Baubau.(b)

Penulis: Sain

Komentar

NEWS FEED