oleh

Lembaga Kerajaan Laiwoi Siap Kawal Kemajuan Kebudayaan Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Lembaga Kerajaan Laiwoi nyatakan siap mengawal kemajuan kebudayaan Kota Kendari untuk memicu peningkatan wisatawan ke Kendari.

“Pemicu wisatawan untuk datang di Kota Kendari hampir di bilang masih minim, kita bisa bandingkan bagaimana Bali, semua negara hadir di sana, yang ingin mereka lihat yaitu kebudayaannya,” kata Putra Mahkota Laiwoi, Anakia Endry Irwan Tekaka dalam acara ngobrol penting bersama SMSI di kedai Kopi Waktu (Kopi Tungku), Jumat malam 15 November 2019.

Menurutnya, Kendari bisa saja seperti kota-kota lain yang banyak dikunjungi wisatawan, karena punya pantai, teluk, wisata religi dan destinasi lainnya yang tak kalah menarik, namun kebudayaan Kendari belum terkemas dengan baik.

Padahal, kebudayaan Kendari khususnya suku Tolaki terdiri dari 21 jenis upacara adat dan beberapa jenis permainan anak serta 21 permainana rakyat. Jika ini dikemas dalam suatu event, tentu akan menarik para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegera (wisman).

“Jika diperhatikan serius oleh pemangku kepentingan, saya yakin, kota Kendari akan berkembang pesat, khususnya dikalangan Nasional bahkan Internasional,” jelas Endry.

Ia berharap, dengan lahirnya kembali Dewan Adat Kerajaan Laiwoi ini, bisa menjadi satu produk wisata budaya di Kendari.

“Tidak hanya untuk pelestarian budaya itu sendiri, melainkan untuk mengembangkan wisata budaya di Sultra khususnya di Kota Kendari,” tutupnya.

Penulis: Clara Sinthia
Editor: Yeni Marinda

NEWS FEED