oleh

Mahasiswa KKN UHO Fokuskan Empat Program di Desa Lalowiu

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali mengirim mahasiswanya untuk melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) 2019 baik reguler maupun tematik dibeberapa wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Salah satunya di Desa Lalowiu, Kecamatan Konda Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Desa transmigrasi ini terletak di perbatasan antara Kota Kendari dan Kabupaten Konsel yang masih perlu mendapatkan perhatian pemerintah.

Ketua Tim pengabdian, Prof Dr Edi Cahyono mengatakan, ada empat program yang dicanangkan sebagai upaya untuk membangun masyarakat desa yang sehat dan cerdas

“Itu tujuan kami sesuai tema yang diusung dalam KKN tematik yaitu penerapan saintek di desa transmigrasi Lalowiu sebagai upaya membangun masyarakat yang sehat dan cerdas. Desa Lalowiu akan menjadi pilot project kegiatan ini,” kata Prof Edi sapaanya melalui rilis persnya, Senin 29 Juli 2019.

Baca Juga:  Dihadapan Warga Mekar Sari, Ali Mazi Janjikan Pupuk Gratis 5 Tahun

Menurutnya, program pertama yang akan dilakukan yakni melakukan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam lingkungan keluarga serta pentingnya pengelolaan lingkungan yang sehat dengan melibatkan mahasiswa KKN dari Fakultas Kedokteran UHO.

Kedua, program yang terkait dengan peningkatan kecerdasan dengan melakukan pembinaan dan pembimbingan sains kepada masyarakat termasuk siswa-siswa yang ada di Desa Lalowiu.

“Misalnya pembimbingan matematika dan IPA kepada siswa-siswi SD dan SMP satu atap Desa Lalowiu yang melibatkan mahasiswa KKN dari Jurusan Matematika dan Jurusan Biologi FMIPA UHO,” ujarnya.

Program selanjutnya, kata Prof Edi, yakni peningkatan keterampilan kepada masyarakat dalam hal instalasi jaringan listrik rumah tangga dan penggunaan sel surya yang melibatkan mahasiswa KKN dari Jurusan Teknik Elektro UHO.

Baca Juga:  KKN UHO Gelar Workshop Microsoft Excel dan Olah Data di Desa Puasana

“Program terakhir cukup unik yakni pembudidayaan ikan dan sayuran dalam ember sebagai upaya untuk memanfaatkan lahan pekarangan. Dari sisi sainsnya tentu akan dilihat model matematika pertumbuhan dan pemanenannya yang dapat digeneralisasi untuk kasus lahan yang besar,” bebernya.

Ia berharap, program-program ini akan dijalankan semaksimal mungkin agar sasaran dan tujuan yang dicanangkan dapat tercapai.

Sementara itu, Kepala Desa Lalowiu, Ikhsan Renar Mansoer mengatakan, semua program yang dicanangkan tersebut tentu akan sangat mendukung dan sejalan dengan beberapa program desa yang sedang dilaksanakan.

“Kami sangat senang dengan keberadaan mahasiswa KKN tematik dari UHO. Karena itu kami akan siap membantu untuk mensukseskan semua kegiatan yang telah dicanangkan tersebut,” tutupnya.(b)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: Kas

NEWS FEED