oleh

Peringati Hari Kependudukan Dunia, BKKBN Sultra Gelar Seminar Kependudukan

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Peringati hari kependudukan dunia, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar seminar kependudukan dengan tema.

Seminar kependudukan itu bertemakan “Keluarga Berencana (KB) sebagai Hak Asasi Manusia (HAM)”.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKKBN Perwakilan Sultra, Mustakim mengatakan, Hari Kependudukan Dunia sebenarnya jatuh pada 11 Juli 2018 lalu. Kata dia, seminar ini merupakan salah satu rangkaian untuk memperingatinya. Sebab, puncaknya akan berakhir pada 4 Agustus 2018 mendatang.

“Sebelumnya kita sudah menggelar kegiatan dengan mengajak anak-anak SMA tingkat Kota Kendari. Hari ini seminar. Dan Puncak acara nanti pada 4 Agustus 2018 sekaligus memperingatan Hari Keluarga Nasional (HKN) Sultra,” katanya saat diwawancarai disela-sela kegiatan seminar di Wixel Hotel Kendari, Senin 30 Juli 2018.

Baca Juga:  La Ode Mustari: Pendidikan Karakter Anak di Mulai dari Keluarga

Dikatakannya, tujuan dari tema seminar tahun ini, untuk meningkatkan perhatian kepada masyarakat terkait betapa pentingnya masalah-masalah kependudukan dalam kerangka pembangunan nasional serta perlunya mencari solusi pemecahan masalah-masalah kependudukan.

“KB sebagai HAM memiliki makna bahwa, orang tua mempunyai hak dasar untuk menentukan dengan bebas dan bertanggung jawab tentang jumlah anak dan jarak antara anak yang satu dengan yang lain,” ungkapnya.

Lanjutnya, sebagai lembaga yang bertanggung jawab melakukan pengendalian penduduk melalui pengaturan kelahiran, dalam meningkatkan aksesibiltas dan kualitas pelayanan KB, BKKBN selalu berusaha melakukan sosialisasi terkait program KB, salah satunya masalah penggunaan alat kontrasepsi.

Baca Juga:  BKKBN Sultra: Besarnya Jumlah Penduduk Bisa Jadi Masalah Pembangunan

“Alat kontrasepsi ada banyak macamnya diantaranya pil, implan, suntik dan lain-lain. Ini juga perlu dilaksanakan. Namun masyarakat perlu tahu sebelum menggunakannya. Perlu ada gambara-gambaran serta memilih alat kontrasepsi apa yang akan digunakan,” terangnya.

Untuk diketahui, seminar BKKBN itu diikuti oleh puluhan peserta dari mitra BKKBN, Genre Sultra, Darma Wanita, PKK dan lainnya.(b)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: La Basisa

Komentar

NEWS FEED