oleh

Sayed Hyder Beberkan Tujuh Sikap Mendidik Anak di Era Milenial

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Memasuki zaman millenial seperti yang kita jalani saat ini, diperlukan pendekatan khusus untuk mendidik anak-anak khususnya untuk anak di bangku Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar atau SD.

Pakar Pendidikan Milenial Lazuardi GIS (Global Islamic School), Sayed Hyder mengungkapkan sistem pengajaran orang tua saat ini tidak bisa lagi menerapkan sistem pengajaran seperti masa orang tua saat sekolah dulu.

Karena zamannya telah berubah, dan kemajuan teknologi telah berkembang pesat.

“Anak-anak zaman sekarang sudah mengenal teknologi, seperti smarphone, komputer, dan lainnya,” kata Sayed saat menyampaikan sambutan pada Seminar for Parents dengan tema “Mendidik Generasi Milenial” di Hotel Zahra Syariah Kendari, Sabtu 24 Maret 2018.

Menurutnya, orang tua membutuhkan tujuh sikap atau langkah dalam menghadapi dan mendidik anak generasi milenial.

Baca Juga:  Waspada, Tindakan Bullying Dapat Merusak Mental Anak Anda

Ketujuh sikap ala Sayed tersebut dikenal dengan I DO CARE yakni saya sangat peduli.

Ia menjelaskan, huruf “I” dari kalimat I DO CARE dalam mendidik generasi milenial atau dikenal dengan generasi Z yakni “Independence” atau kemandirian.

“Jadi orang tua harus memberikan atau mengajarkan anak sikap kemandirian dalam beberapa hal,” katanya.

Huruf D dan O dari kata “DO” yakni Dignity dan Optimisme. Dimana untuk Dignity artinya orang tua harus punya sikap menghargai martabat anak sesuai dengan asas kemanusiaan.

Sedangkan, Optimisme artinya mendidik anak untuk bersikap optimis agar anak tidak gampang menyerah terhadap sesuatu.

Selanjutkan untuk kata CARE. C adalah Connecting. Artinya mendidik anak untuk membangun hubungan dengan teman dan kerabat.

Baca Juga:  Yayasan Lazuardi Perkenalkan Cara Mendidik Anak Generasi Milenial

“A adalah Attention yakni orang tua harus memberikan perhatian kepada anak. R yaitu Role Model artinya sebagai orang tua harus memberikan contoh yang baik pada anak,” ungkapnya.

Terakhir huruf E dari kata CARE yakni Encouragement. Artinya orang tua memberikan semangat dan dorongan kepada anak untuk dapat mengenali bakat dan kemampuannya.

“Dengan menerapkan tujuh sikap ini, anak akan terdidik dengan baik. Nantinya anak mampu menghadapi tantangan apapun di era milenial ini,” ujarnya.

Ia berpesan, agar para orang tua tidak menganggap anak sebagai beban. Sebab, anak adalah titipan dan amanah dari Allah.

“Sayangi, cintai dan kasihi anak. Saya yakin kelak ia akan menjadi anak yang baik,” tutupnya.(b)

Penulis: Yeni Marinda
Editor: Muhammad Al Rajap

Komentar

NEWS FEED