oleh

Selain Fungsi Ekologis, Kebun Raya Kendari Akan Menjadi Destinasi Wisata

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KENDARI – Pasca serah terima Barang Milik Negara (BMN) dari Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR kepada Pemerintah Kota Kendari pada 10 September 2019, Kebun Raya Kendari memasuki tahap launching (22/10/19).

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian PUPR, LIPI, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asosiasi Kebun Raya Se-Indonesia dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota Se-Sultra (Forkompida).

Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Enny Sudarmonowaty mengaku sangat mengapresiasi hadirnya Kebun Raya Kendari. Ia pun berharap kedepannya agar terus dikembangkan.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sultra (BPPW Sultra) Mustaba, memberikan sambutan dalam launching Kebun Raya Kendari

“Apresiasi sebesar-besarnya pada Pembangunan Kebun Raya Kendari serta seluruh organ yang terlibat. LIPI menerapkan reward dan punishment untuk seluruh Kebun Raya se-Indonesia. Semoga kedepannya Kebun Raya Kendari bisa mendapat reward. Namun tentunya harus terus dikembangkan, diperbanyak koleksinya,” harap Enny dalam sambutannya.

Dari pihak Kementerian PUPR, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sultra (BPPW Sultra) Mustaba, turut menaruh harapan agar kedepannya Kebun Raya ini dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Baca Juga:  Video: Peresmian Kebun Raya Kendari

“Perjuangan dari tahun ke tahun. Dimulai perencanaan tahun 2009. Kemudian dimulai pembangunannya 2016, 2017, 2018. Panjangnya perjuangan ini tentu memiliki harapan kedepannya agar dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kebun Raya ini sudah menjadi milik Pemerintah Kota Kendari. Penyerahan sudah dilakukan. Olehnya itu kami berharap agar dapat dimanfaatkan. Menjadi sarana konservasi, pendidikan penelitian dan jasa lingkungan,” Mustaba berharap.

Dengan luasan 96 Ha terdiri dari 18 Ha Hutan lindung dan 78 Ha Hutan Produksi, Kebun Raya ini terletak di Desa Nanga-nanga, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari. Dengan jarak sekitar 30 menit dari pusat kota.

Aksi tanam pohon pada momen launching Kebun Raya Kendari

Walikota Kendari, Sulkarnain mengatakan bahwa berdasarkan Inpres, UU Penataan Ruang, RTRW Kota Kendari, Kebun Raya ini akan terus dikembangkan. Ia pun sangat berterima kasih pada pihak yang membantu mewujudkan Kebun Raya ini.

Baca Juga:  Kebun Raya Kendari Jadi Primadona Para Kaum Milenial

“Kebun Raya ini hasil kerjasama beberapa pihak, diantaranya Kementerian PUPR dengan pembangunan infrastrukturnya, serta LIPI dengan pendampingan dan pengelolaan. Pemerintah Kota Kendari mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya,” ujar Sulkarnain.

Gubernur Sultra Ali Mazi dan Walikota Kendari Sulkarnain saat menandatangani prasasti Launching Kebun Raya Kendari

Senada dengan Sulkarnain, Gubernur Provinsi Sultra, Ali Mazi turut berterima kasih pada Kementerian PUPR yang telah membangun infrastruktur, Ia pun berharap kedepannya Kebun Raya ini makin dikembangkan.

“Terima Kasih pada Kementerian PUPR telah membangun infrastruktur Kebun Raya. Ini satu-satunya Kebun Raya Pemerintah di Sultra. Diharapkan dapat dimaksimalkan. Ini dapat difungsikan sebagai ruang terbuka hijau. Memiliki fungsi ekologis sebagai paru-paru kota. Penyerap karbon, mengatur suhu, meredam kebisingan dan menciptakan suasana nyaman dan asri,” pungkas Ali Mazi.(b)

Penulis: Sudiamin
Editor: Kas

NEWS FEED