oleh

Sosialisasikan Pemilu, KPU Buteng Sasar Penyandang Disabilitas

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, BUTON TENGAH – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) menggelar sosialisasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 ke masyarakat penyandang disabilitas di Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim), Rabu 19 Desember 2019.

Kordinator Devisi SDM dan Partisipasi Masyarat KPU Buteng, La Ode Hasrulah mengatakan, sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan partisipasi pemilih bagi masyarakat khususnya penyandang disabilitas.

“Masyarakat yang turut hadir juga harus diberikan pencerahan dan pemahaman bahwa para penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan fisik, mental dan sensorik untuk bisa dibantu menyalurkan haknya untuk memilih dalam Pemilu 17 April 2019,” kata Hasrulah usai sosialisasi di Aula Kantor Kecamatan Mastim.

Baca Juga:  Sejahterakan Pedagang, Yudhianto Mahardika Bakal Bantu Modal UMKM

Ia menjelaskan, sosialisasi dilakukan sesuai dengan amanah PKPU Nomor 10 Tahun 2018 Pasal 5 Ayat 1, yang menyatakan bahwa dalam pelaksanaan sosialisasi pemilu itu meliputi pemilih yang berbasis keluarga, pemilih pemula, pemilih muda dan pemilih perempuan.

Bukan hanya itu, pemilih penyandang disabilitas, pemilih berkebutuhan khusus, kaum marginal, komunitas, keagamaan, relawan demokrasi, dan warga internet (netizen) menjadi sasaran sosialisasi.

“Jadi penyandang disabilitas adalah salah satu basis pemilih yang dilindungi hak pilihnya oleh undang-undang,” jelasnya.

Khusus bagi penyandang disabilitas yang buta atau tuna netra, kata dia, pihaknya akan menyiapkan kertas suara yang menggunakan huruf braille. Sedangkan bagi penyandang disabiltas fisik akan dibantu oleh para petugas yang ada di tempat pemungatan suara (TPS).

Baca Juga:  Bawaslu Kendari Ingatkan Pemilih Milenial Tak Terpengaruh Politik Uang

“Tentunya semuanya itu akan dibantu sesuai dengan keterbatasan fisik dan mental yang disandang oleh pemilih,” tuturnya.

Hasrullah menambahkan, sosialisasi ini dilakukan dalam bentuk dialog. Kemudian akan disusul sosialiasi lanjutan dengan melaksanakan simulasi bagi penyadang disabilitas sebelum hari pemilihan.

“Untuk sekarang, alat bantunya untuk tuna grahita atau buta yang ada kertas suara di pemilihan bupati lalu. Jadi belum dilakukan simulasi. Tapi akan disiapkan simulasinya mendekati hari H Pemilu nanti,” tutupnya.(b)

Penulis: Amrin Lamena
Editor: La Ode Muh. Faisal

Pesona Kota Kendari

NEWS FEED