oleh

Tingkatkan Daya Saing, USN Kolaka Gelar Debat Berbahasa Inggris

Pesona Kota Kendari

PENASULTRA.COM, KOLAKA – Dalam rangka peningkatan daya saing lulusan di era global, Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menggelar debat berbahasa Inggris, National University Debating Championship (NUDC) dan lomba debat berbahasa Indonesia, Kompetisi Debat Mahasiswa Indonesia (KDMI).

Kegiatan yang digelar di Auditorium USN itu, dibuka secara resmi oleh Rektor USN Kolaka Dr. Azhari yang diwakili Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USN Kolaka, Zakaria, M.A.

Ketua Pelaksana Kegiatan NUDC dan KDMI, Agus Nasir mengatakan, kegiatan debat tersebut sudah menjadi kebutuhan dunia akademik mahasiswa. Katanya, tuntutan kompetensi penguasaan pengetahuan dan wawasan global menjadi salah satu alasan debat perlu menjadi bagian akademik mahasiswa.

Baca Juga:  USN Kolaka 'Kumpul Darah' untuk Korban Gempa dan Tsunami Sulteng

“Kegiatan debat menuntut agar mahasiswa tidak hanya mampu mengungkapkan ide dalam bahasa Indonesia, tetapi juga menuntut mahasiswa agar mampu menguasai pengetahuan global, menganalisis dan meyakinkan publik,“ ungkapnya, Jumat 20 April 2018.

Ia juga menambahkan, kegiatan yang melibatkan 28 tim perwakilan berbagai fakultas ini akan menjadi ajang penggalian bakat, minat dan potensi para mahasiswa. Menurutnya, meskipun USN Kolaka masih tergolong sebagai Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB), tidak berarti USN punya daya saing rendah.

“Melalui event-event seperti inilah, setidaknya kiprah USN akan kita tunjukkan. Sebagai bukti, sudah ada mahasiswa USN dari Prodi Bahasa Inggris atas nama Yuni Rutniyanti terpilih mewakili Sulawesi Tenggara dalam Pertukaran Pemuda-Pelajar Antar Negara (PPAN) Indonesia-Korea Selatan 2018,“ terang Agus.

Baca Juga:  Civitas Akademika USN Kolaka Santuni 800 Kaum Dhuafa

Sementara itu, Dekan FKIP USN Kolaka, Zakaria dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan yang digagas Kemenristekdikti ini, bertujuan untuk mengembangkan kemampuan nalar mahasiswa dengan target ingin menumbuhkan potensi di bidang bahasa, baik dari skill maupun pengetahuan teori.

“Tujuannya ingin mempersiapkan masyarakat ke masa depan dengan upaya mengaktualisasikan keterampilan dalam hal berbahasa,“ tuturnya.(b)

Penulis: Kaulia Akansoro
Editor: Mochammad Irwan

Komentar

NEWS FEED